22 November 2014, hari itu aku bangun 04.30 waktu yang sebenarnya cukup 'siang' karena aku seharusnya aku bangun pukul 04.00.
Aku bangun, melangkah kaki menuju toilet.
Aku hanya menggosok gigi dan mencuci muka.
Yup, benar aku tidak MANDI :D :D dan itu bukan hanya aku lakukan di sabtu kemaren, tapi di sabtu-sabtu sebelumnya. Tapi aku ndak bau kokkkkk wkwkwkwk
Aku mengganti pakaian. Setelah itu aku sarapan, mengikat rambut menjadi 2 kuncir, berbedak, dan lain-lainnnnnnnnnnn.
Setelah itu aku menyiapkan barang yang harus aku bawa untuk kegiatan hari itu.
Aku memasukan kunci motorku, memutarnnya ke arah ON.
Motorku pun berbunyi. Aku berpamitan dengan mamakku.
Aku pergi, pergi menuju kampusku.
Tet tet tet tet akhirnya aku sampai di kampusku. Ternyata di sana sudah ramai.
Pukul menunjukkan 6 lewat sekian, kami masih harus menunggu teman kami yang lain untuk pergi bersama-sama.
Setelah berkumpul yaitu ada 65 orang yang pergi hari itu.
Saat itu aku berboncengan dengan temanku.
Kami pun berangkat bersama, menuju tempat yang telah di tentukan.
Untuk sampai di tempat parkir, kami harus mendorong motor yang kami gunakan.
Selanjutnya kami berbaris.
Yup, benar kami terlambat 22 menit. Kami pun dikenai 22 seri atas keterlamabatan kami.
Saat itu juga kami membayar 2 seri dari jumlah kesalahan kami.
Setelah itu, seperti biasanya kami mengecek perlengkapan yang kami bawa.
Sampai akhirnya mengecek barang handmade yang harus di bawa.
Aku membawa celengan yang telah kubuat 1 hari sebelumnya.
Ada juga dari teman-temanku yang membawa kotak pensil yang terbuat dari kain flanel, alat permainan, kumpulan rumus-rumus, tempat pensil, buku dan lain-lain.
Setelah itu kami dipersilahkan untuk makan roti yang telah kami bawa.
Kami makan bersuap-suapan sambil menutup mata.
Selanjutnya kami berdiri. Kami diberikan arah ke tempat yang selanjutnya akan kami datangi.
Kami akan pergi ke SLB. Yup, SLB. Itu kali pertamanya aku pergi ke SLB.
Kami berangkat bersama menuju tempat itu.
Aku sudah melihat beberapa anak yang keluar.
Sebelum kami bermain bersama mereka, kami terlebih dahulu diberikan arahan oleh pihak sekolah.
Kelompokku bermain bersama mereka yang ada di kelas B.
Sebelumnya kami telah diberikan informasi bahwa siswa-siswi yang ada di kelas B yaitu mereka yang tidak bisa berbicara, mereka menggunakan bahasa isyarat.
Setelah itu, aku dan temankun ingin pergi ke toilet. Kami ditemani oleh seorang senior.
Kai menanyakan letak toilet pada seorang guru yang kami temui. Kami pun diarahkan oleh seorang murid disana.
hei hei aku kembali lagiiiiiiiiiiii
lama juga ya baru lanjutin ceritanyaa :D
oya, kami diantar sama murid yang kurang dalam pendengarannya.
Awalnya aku takut waktu masuk ke sana, mereka ada yang bertingkah terlalu aktif. Ternyata mereka baik-baik lohhhhhhh .
Singkat cerita aku, temanku, dan seniorku kembali untuk bergabung bersama dengan yang lain.
Disana udah banyak yang berkumpul dari murid-murid SLB.
Sekarang tiba saatnya kami untuk bermainnnnnnnnnnnnn YEeeyyyyyyyyyyyyyyyyyy :D
Kami bermain tebak gambar.
Mereka sangat antusias, tingkahlaku mereka juga bermacam-macam.
Ada yang kalem, sampai ada yang aktif banget. Sampai mereka sering 'memukul' kepala teman mereka, tapi mereka tidak marah. Mungkin itulah ekspresi rasa persaudaraan diantara mereka.
Aku tidak terlalu banyak bicara, aku banyak diam, memperhatikan tingkah mereka yang unik.
Aku melihat kelebihan yang mereka miliki.
Aku melihat betapa besar kuasa Tuhan, kesabaran dari guru2 yang ada disana.
Selesai bermain, kami berfoto bersama :)
Mereka menyalami kami, mencium tangan kami, serasa udah tua ajaa yaa wkwkwk
Setelah itu mereka masuk ke dalam sekolah, satu diantara mereka ada yang mengintip ke arah kamiiiiiiii wkwkwkwk
Selepas itu, kami pulang. Saat menuju ke arah gerbang.
Aku melihat seorang anak yang melambaikan tangannya ke arah kami.
Dah dah dahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
Saat jari jemariku menari diatas tombol-tombol ini, aku masih ingat kejadian yang aku lalui saat itu.
Aku belajar, bahwa aku kamu kita lebih dari Pemenang ! :)
Nikmati harimu, kawannnnnnnnnnnnn