Senin, 11 Juli 2022

Hari Pertama Tahun Ajaran 2022/2023

Perjalanan pertama ke sekolah setelah libur kurang lebih tiga minggu
Aku berangkat pukul 06.40
Mengisi bensin karena berpikir masih pergi awal
Semua berjalan dengan baik

Sampai sudah di jalan Adisucipto
Waduh...
Aku terjebak macet
Benar-benar macet

Hanya berjalan dengan perlahan
Aku berjumpa dengan temanku dijalan karena terjebak kemacetan
Aku sudah harap-harap cemas
Aku sudah yakin bahwa aku terlambat

Ketika ada kendaraan yang maju
Hati ini rasanya gembira
Senyum yang bahagia melihatnya
Seperti ada harapan

Setelah melewati kemacetan
Aku mengemudikan motorku
Aku tak berani membawanya dengan laju
Aku tetap dengan kondisi stabil

Hingga sampai di sekolah dengan keadaan selamat
Aku terlambat 7 menit
Bahkan sudah selesai bernyanyi dan membaca devosi
Untung pula aku sudah sempat membacanya tadi pagi ketika bangun

Aku hanya ikut doa penutup
Setelah itu beberapa temanku tiba di sekolah
Mereka juga terjebak kemacetan
Baru hari pertama sudah terlambat

Walau keterlambatan yang ada
Bukan karena keinginan pribadi

Lanjut dengan perkenalan guru
Sebenarnya ada rasa sedih ketika tidak satu unit dengan dia
Namun semua yang terbaik boleh terjadi
Dan tetap terlaksana dengan baik

Setelah itu kami persiapan untuk kegiatan besok
Penyambutan siswa baru
Senang. Bisa bertemu siswa kembali
Aku berperan menjadi kupu-kupu

Terima kasih Tuhan
Terima kasih telah menemaniku hari ini
Terima kasih untuk teguran dan hikmat yang Engkau berikan
Aku diingatkan kembali hari ini bahwa aku tidak sombong

Aku serahkan Tuhan
Apapun yang menurutMu terbaik
Terjadilah ...

Minggu, 10 Juli 2022

Keraguan

Apakah aku sudah benar-benar bersama dengan dia?
Apakah setiap pesan bahkan obrolan selama ini sudah benar-benar dirasakan?
Apakah pertengkaran, perselisihan hingga tawa ini sudah benar-benar adanya?
Ataukah sesungghunya benar tidak bersama?

Sekian waktu ada
Bahkan hampir disetiap minggu untuk bertemu
Disetiap pertemuan ada pembahasan
Namun sikap ragu ini setia menghampiri

Ketika adanya berbeda pendapat yang ada keinginan untuk berakhir
Setiap mengingat yang terjadi selalu ada pilihan untuk mundur
Terlintas pilihan kata untuk, "Kita putus aja ya"
Kita sudah tidak dapat meneruskannya

Terkadang pikiran dan rasa ini tidak percaya dengan yang ia sampaikan
Ketika dia menyampaikan pengetahuannya, ada keraguan yang tercipta
Seolah menganggap ceritanya adalah bukan kejujuran
Berpikir bahwa ia sombong

Hingga akhirnya berdampak ketika aku akan bercerita padanya
Tak ada respon yang begitu banyak
Sempat berpikir, "Apakah dia tidak tertarik pada kisahku"
Apakah dia tak begitu ingin mengetahuinya?

Dihadapkan pada pertanyaan, "Kapan nikah?"
"Kita tahun depan aja ya atau dua tahun lagi?"
Dengan pemikiran sepertiku saat ini
Rasanya begitu ragu untuk melanjutkannya

Begitu ragu dengan pemikiranku
"Apakah ini benar?" ataukah hanya khalayanku saja?
Apakah aku siap untuk berkeluarga?
Apakah pikiranku yang rumit ini tidak mengganggu keluargaku nantinya?

Aku takut akan berdampak pada keluargaku
Aku takut ketika dihadapkan pada pikiranku
Aku takut dengan ini semua 
Aku ragu pada pilihanku

Aku tak siap sebenarnya untuk ketahapan ini
Namun aku juga ragu untuk mundur
Aku terkadang dikuasai oleh pikiranku
Aku ingin tenang

Aku ini damai ketika memilihnya
Bukan karena paksaan atau tekanan
Aku ingin benar-benar merasakannya
Aku ingin mengalaminya

Aku teringat perjalanan kami
Untuk setiap perjuangan yang kami lalui
Tuhan, kami adalah manusia yang punya masa lalu tidak baik
Ajar kami Tuhan untuk berkomitmen dengan baik pada pilihan kami

Ajar kami Roh Kudus memiliki rasa Takut akan Engkau
Ajar kami untuk dapat melihat ini semua dari sudut pandangMu
Ajar kami untuk menjalani hubungan yang berpusat padaMu
Ajar kami untuk merendahkan diri

Tuhan, ini semua milikMu

Semua yang kubisa, itu karnaMu
Semua yang kupunya, itu milikMu
Segala kemuliaan hanya bagiMu
Semuanya milikMu Tuhan
Kau pemilik hidupku ....
Vibe Worship -Pemilik Hidupku-

Kamis, 25 Februari 2021

Terima kasih, Abang :)

 


Kulihat minggu-minggu ini abang lebih lelah dari biasanya.
Termasuk lelah menghadapi tingkah dan pikiranku hehe

Abang, aku suka dengarkan abang nyanyi
Tetap kirimkan ya video abang nyanyi
Parah, abang cakep banget 

Kadang ya aku mikir,
Beruntungnya aku bisa pacaran dengan pria cakep ini wkwk
Bener cakep bang ...

Abang dengan tingkahnya yang nggak ketebak
Bisa tiba-tiba video call
Tiba-tiba ngeselin
Eh tiba-tiba ngangenin juga HAHAHAHAHA

Abang, terima kasih ya
Terima kasih mau tetap denganku
Dengan segala ketidakjelasanku hihihi

Selamat! Sudah berhasil melewati bulan kedua ditahun 2021
Enjoy untuk bulan ketiga ditahun ini ya
Selamat menikmati kejutan-kejutan yang baru dariNya


Terima kasih, Angga :)
I love you

Kamis, 02 Januari 2020

Rindu Yang Menyakitkan

Hari kedua dibulan pertama ditaun 2020
Hari kedua pula kita tak saling menyapa
Pagi ini ketika aku dikampus
Aku merasakan rindu yg teramat dalam
Rindu yg akan terobat kala mendengar suaramu

Kutahan utk tak membuka chat wa mu
Aku tak mau melihat kapan terakhir kamu membukanya
Aku ingin memurnikan hatiku dulu

Namun rindu ini semakin 'nakal'
Tak kenal waktu
Lagi dan lagi saat aku sudah dirumah
Rindu ini kembali menyerang

Sudah kualihkan dgn membuka instagram
Kupikir melihat berbagai video
Bisa mengalihkan rasa itu
Iya bisa, tp sementara

Sore ini ketika aku sedang revisi
Aku kembali rindu
Rindu disemangatin
Karna revisianku banyak :(

Ketika merasakan itu aku coba utk semangatin diriku sendiri
'Tenang, tenang, kerjakan aja'
Rindu ini tetap 'nakal'
Aku bilang aja sama Tuhan
'Tuhan, kangen abg. Aku tak tau yg ia lakukan,
Tapi yg kutau Engkau menjaganya'
'Jaga dia ya, sampaikan kalo aku rindu'

Ketika sedang mengetik revisianku
Aku berada diwaktu tak fokus
Akhirnya kuputuskn utk brhenti sejenak
Kurebahkan badanku
Kuputar lagu rohani dari NDC Worship 'Tenanglah Kini Hatiku'
Perlahan wajahku basah
Kian mengalir air dimataku
Aku rindu bang
Rindu bgt
Rindu candaan lewat chat
Rindu bersenda gurau dgn abg
Rindu cerita abg
Rindu abg yg sabar ngadepin bocah seperti aku
Rindu ketidakjelasan abg
Rindu suaramuu
Rindu gangguin abg
Rindu :(

Namun ternyata dibalik rindu ini
Ada rasa yg menyakitkan pula
Air mataku campur
Antara rindu dan sakit hati
Ternyata aku belum benar-benar pulih dari perlakuanmu
Aku ternyata belum siap ketika melihat abg memperhatikan wanita lain saat denganku
Aku belum siap kalo abg masih melirik bentuk tubuh wanita lain
yang menggunakan pakaian ketat
Aku tnya Tuhan, 'Apakah itu memang kebutuhan pria Tuhan?'
Kalo itu memang kebutuhan pria, hatiku sakit Tuhan untuk menerima itu

Aku pernah mendengar video
Pacaran = Komitmen
Satu diantaranya komitmen utk tidak melirik sana sini lagi
Aku tak tau, apakah abg hanya melihat saja atau menginginkan juga :(

Kamu punya mata
Dan aku tak bisa mengendalikan yg bisa abg lihat
Hanya abg yg bisa kendalikan itu
Dari keinginan abg utk memilihnya

Untuk saat ini aku belum bisa menerima kalo abg masih seperti itu
Aku hanya takut abg semakin tenggelam dalam pikiran yg krg baik
Apakah ketakutanku ini berlebih bang? :(

Abang, sebenarnya kurindu utk abg ad teman sharing pria
Abg mau kukenalkan dgn suami dari pemimpin pendalaman Alkitabku
Tenang, tak perlu langsung berpikir akan PA setiap hari
Kalian bisa sharing aja dlu sebgai sesama pria
Sharingkan yg menjadi pergumulan abg
Pria yg bijak akan lebih baik dalam menuntun

Kelak abg akan menjadi pemimpin keluarga
Sebelum pemimpin sebaiknya belajar dipimpin dulu
Ya setidaknya kalian bisa cerita dulu
Berbagi pengalaman sebagai pria

Aku tak memaksa
Namun kurindu abg ada teman cerita seorg pria
Agar bisa menilai dari sudut pandang seorg pria
Abg tak bisa berjalan sendiri
Dunia semakin ganas bg
Kita butuh teman yg bijak
Yang bukan hnya sekadar ketawa hahihahi
Namun teman yg baik pula dalam menegur
Abg pikirkan aja dlu
Ini bukan berarti harus sediakan waktu khusus
Bukan seperti itu kok
Kalian bisa sharing lewat chat dlu
Ada waktu yg cocok, kalian bisa sharing secara langsung
Aku rindu abg dipimpin

Abang, tau dak?
Bapakku sama sepertimu
Suka kali nonton video diyutub ttg kyakinan agama tetangga
Ajarannya yg mengerikan
Alasan pindah dari agama itu
Penjelasan ttg kristen dan agama itu
Cocoklah kalian kalo bahas itu hehe

Abang, terimakasih ya udh mau ngadepin manusia penuh drama seperti aku ini
Kalo ada rasa yg mengganjal dihatimu
Tolong sampaikn padaku ya bg secara jelas

Abang, tolong kalo ada cerita apapun itu
Entah cerita kamu kenal sama org
Atau cerita apalah gt
Tolong ceritakan dgn jujur ke aku yg sebenarnya ya bang

Abang, saat ini aku msh proses memulihkan hatiku
Agar aku siap dan tidak mudah marah padamu

Abang, terimakasih ya udah membaca ini
Aku terkadang merasa lebih lega setelah nulis yg kurasakan seperti ini
Masih ingat dak yg pernah jg kutulis seperti ini waktu kita break?

Abang, tolong bantu aku ya utk bertumbuh dalam Tuhan
Abang, terimakasih juga kamu udh berusaha utk mengurangi melihat maupun menonton konten seperti itu

Tetap jd pria yg mau terus belajar
Tetap jd pria yg brprogress
Abang, kalo kamu mau coba latih diri untuk membaca Alkitab
1 hari 1 pasal aja dulu
Abang, bisa coba mulai dari kita Amsal
Banyak belajar ttg hidup

Hm kurangi minuman bersoda ya hehe




-JC SIRAIT-

Sabtu, 06 April 2019

Bulan Keempat 2019

Waktu tak bisa menunggumu
Ia akan terus bergerak
Sampai akhirnya kau sendiri yg kewalahan mengejarnya
Dan yg ada hanya penyesalan

Kini, tiga bulan telah terlewati
Bisa dikatakan dengan sia-sia
Apa yg kau kerjakan hei gadis 'pemalas'?
Kau sibuk dgn duniamu
Sibuk dgn deretan kegiatan
Yang terkadang unfaedah

Kau mau menyesal?
No, no, no
Tak ada esensinya
Karna penyesalan yg tidak dibarengi tindakan
Sama dengan NOL
NOL
NOL

Come on umurmu sudah 23tahun
Mau sampai kapan kamu seperti ini?
Bergerak .......
Bergerak .......
Kamu harus bergerak

Ini sudah hari kedua dibulan keempat 2019
Bergerak lena .....
Ayolahhhhh
Jadi sarjana
Ingat itu
Tujuan awal kamu kuliah

Ada rasa yg kami jalani sebelum menyelesaikan fase yg lain
Lulus kuliah
Kamu melewatkannya
Ayo bergerak
Papua menantimu
Dan itu harus yg sudah sarjana
Ayo lena .....
Move ...




-JC SIRAIT-

Selasa, 05 Maret 2019

Untuk kesekian kalinya

Untuk kesekian kalinya
Air mata ingin menetes
Untuk kesekian kalinya
Ada rasa kecewa
Untuk kesekian kalinya
Rasa peduliku semakin bertambah

Untuk kesekian kalinya
Aku ingin lebih lagi memperhatikannya
Untuk kesekian kalinya .....

Apakah air hujan sudah berpindah ke mataku?
Sebegitu banyakah air mata ini?
Lagi lagi air mataku ingin mengalir
Ketika berurusan dengan dia

Aku heran bisa se-care ini dengan dia
Sebegitu peduli dengannya
Sebegitu rindu untuk dia bisa diselamatkan
Sebegitu juga ingin dia bertumbuh
Dan mengenal Tuhan

Aku rindu untuk terus berbagi dengan dia
Dan tak kupungkiri, aku ingin bersamanya
Iya, bersama untuk jadi teman hidupku
Aku rindu untuk bercerita dgnnya

Hari ini, kuajak dia kembali untuk belajar alkitab
Kuajak dia untuk mengalami pemulihan
Tadi dia bilang iya
Tapi saat kutanya kapan bisa
Dia bilang, ada kerinduan
Namun belum tentu ada waktu untuk itu
Dia berkata, nanti saja waktu pulang dari sana
Sempet sedih
Karena kita nggak ada yg tahu waktu

Aku berdoa, untuk Tuhan melembutkan hatimu
Untuk kamu dibentuk menjadi pria yg semakin hebat
Aku tahu, kamu punya keinginan
Namun tetap perlu proses
Tidak ada dosa yg sepele
Semua butuh pemulihan
Semua butuh belajar

Pria hebatkuh, kurindu kamu juga mengalami pemulihan
Pengenalan secara pribadi dgn Yesus
Mengetahui kehendakNya
Memahami bahwa Dia teramat sangat mencintaimu
Dan saat kamu ada didunia ini
Dia pasti telah menyiapkanmu untuk melakukan perubahan bagi dunia
Ada tujuan kamu diciptakan

Pria hebatkuhh, pengetahuanmu bagus
Cara pandangmu lain daripada yg lain
Kamu memiliki nilai plus utk pola pikirmu
Namun hatimu harus ttp rendah hati kpd Allah
Kamu kepunyaanNya
Dia milikmu

Aku sempat takut kehilanganmu
Aku takut kamu dekat dgn wanita lain
Tapi kusadar, kamu bukan milikku
Dan aku tak punya hak untuk memilikimu
Kamu milik Allah
Yang kupercayai, Dia yg menjagamu 24 jam

Aku sempat berpikir untuk membangun rumah tangga denganmu hehe
Jauhan ya pikiranku?
Kupikir, kamulah yg terakhir
Tapi ternyata kita harus ditempa dulu
Diproses, sebelum akhirnya menjadi satu

Aku tak tahu rencana Tuhan kedepan utk hubungan ini
Apakah kehadiranmu hanya sebagai pelajaran hidup
atau mejadi teman hidup?
Kerinduanku kamu dpt menjadi keduanya
Tapi kuserahkn dgn Tuhan
Dan ijinkan kehendak Dia yg terjadi

Apapun harus dilandasi dgn fondasi yg kuat
Begitu pula dgn hubungan
Diawal kita memulai, kt tak memiliki fondasi yg kuat itu
Kita tak menyerahkannya ke Tuhan
Kita berjalan tanpaNya

Aku sudah merasakan moment jatuh bangun
Aku terjerat dalam dosa
Aku bangkit
Jatuh lagi
Saat kuberpikir, aku sudah aman dari dosa
Tapi ternyata tidak, aku lupa utk berjaga-jaga
Untuk itu setiap hari butuh waktu untuk Tuhan
Butuh pembaharuan diri
Emang hanya Dia yg sanggup memulihkan hidup kita

Aku bicara seperti ini, karena udah ngalamin arti dari pemulihan
Hidupku udah utk Tuhan
Aku nggak bisa sendirian
Aku butuh Tuhan

Yg kurasakan ketika kamu bercerita
Kamu terlalu banyak penyimpan kepahitan
Sakit hati,
Kekecewaan,
Kamu seperti menyalahkan lingkungan
Sepertinya kamu mengalami kekecewaan bahkan sakit hati dgn orangtumu, terutama dgn bapak
Benarkah?
Karena yg kurasakan saat didekatmu,
Hatimu begitu keras ketika ada suatu hal yg bertentangan dgn pikiranmu
Kamu menolaknya
Kamu sulit utk menyampaikn pendapat dibeberapa situasi
Gpp, itu kata yg sering kamu ucapkan
Walaupun kutahu ada yg ingin kamu sampaikan

Sebagaiman kamu bebas bercerita dgnku
Mulailah bercerita seperti itu dgn Tuhan
Kurasakan hati yg tenang saat kuserahkan segala khawatir dan kelemahanku
Minta tuntunan dari Dia

Lembutkan hatimu utk Dia
Dia menunggu kamu berbicara padaNya
Dia sangat merindukanmu
Berbalik padaNya
Dia sudah mengampuni dosamu, ketika kamu mengakuinya
KasihNya pada kita sudah nyata
Maukah kamu juga memberika kasih yg nyata padaNya?

Kamu pasti bisa memahami setiap kata yg kutuliskan
Aku berdoa, saat kamu membaca ini Tuhan yg menuntunmu utk berbalik padaNya
Isi waktumu utk mengenal Dia

Kasih Tuhan yg ada dalam diriku yg membuatku ingin terus berbagi dengamu, bang
Kasih Tuhan yg membuatku peduli padamu




-JC SIRAIT-

Selasa, 26 Februari 2019

Bukti CintaNya padaku

Jumat, 22 Februari
Pagi hari itu cerah seingatku
Imajinasiku makin menggelora
Aku tak bisa mengendalikan pikiranku
Aku terjebak
Dan semakin tenggelam

Kudengar suara motor
Suara yg tak asing bagiku
Hari itu mamaku cepat pulang ke rumah
Karna kondisi badannya yg kurang sehat
Selama dirumah
Banyak yg kami bicarakan
Aku mendengarkan ceritanya ditempat kerja
Kala itu waktu terasa milik berdua
Kunikmati waktu bersama

Beranjak siang aku tetap berkutat dgn imajinasi
Aku semakin bermain-main
Ikut serta didalamnya
Sampai pikiranku sudah dipenuhi oleh itu

Sore harinya aku berjumpa dgn teman-temanku
Kami mengadakan foto studio
Kupikir kali ini akan lengkap
Tapi ternyata tidak
Lagi, lagi ada yg kurang
Kecewa, sedih 😭😭
Tapi tetap utk menikmatinya

Foto bersama dgn volunteer AB 7
Aku percaya bukan kebetulan kami bisa bertemu
Kami bisa berbagi tawa
Berbagi cerita
Saling membangun utk TPA Batulayang

Malam itu aku jumpa dgn dia
Curi-curi waktu juga
Seneng bisa tetap cerita
Waktu mau pulang ketemu dong dengan senseinya :D
Duh, mampus dimarahin nggak ya
Malam itu aku udah sampai rumah pukul 22.00

Awalnya kupikir mau langsung tidur
Tapi ternyata tidakkkkk
Grup volunteer masih rame
Berbicara ttg foto studio
Alhasil aku tidur pukul 23.30
Dan tetap imajinasiku masih bermain
Bahkan makin terjebak

Alarm berbunyi
Pukul 4.30 aku sudah harus bangun
Bersiap untuk kegiatan
Awal bangun pun pikiranku tetap berimajinasi
Jadi pikiran kurang segar

Pagi itu dapat kabar kalau tulangku meninggal
Udah sakit lama
Dan dapat kabar seperti itu
Mamaku langsung bergegas ke rumah sakit
Aku berangkat ke tempat yg udah ditentukan
Saat sampai, sepi ....
Lah kemana orang-orang? -,-
Sempat ragu
Tapi akhirnya ada temanku yg beranikan diri untuk bertanya
Ternyata org yg kami lihat itu bagian dari kepanitian

Perjalanan sabtu pagi ke panti jompo
First Time jd aku excited juga
Bertemu dgn oma opa
Sampai disana kami disambut dgn hangat
Mereka pada bersemangat
Ada seorang opa yang baru 3 tahun lalu dibaptis
Baru menjadi seorang kristen
Tapi imannya kuat
Kami cukup banyak membicarakan ttg Yesus
Bagaimana peristiwa 4 tahun yg lalu
Peristiwa yg membuatku tdk percaya Tuhan
Dan akhirnya aku memberikan diri lagi padaNya
Berapi-api untuk mengikutiNya

Siang harinya aku pulang ....
Istirahat dirumah
Dan bersiap untuk ke TPA
Ngantuk yg kurasakan saat itu
Lelah
Ada rasa enggan untuk pergi
Tapi kutahu anak-anak sudah menunggu
Akhirnya aku tetap pergi

Sampai rumah sudah sore ...
Seperti biasa
Malam hari lebih intens chat dgn dia

Minggu pagi
Kubersiap ke gereja
Aku sedikit terlambat
Digereja kudapatkan firman
Tak peduli latarbelakangmu, Tuhan ttp memilihmu

Hari itu, aku chat-an lagi dgn dia
Kupikir kami akan bertemu
Aku sudah ijin tidak ke TPA
untuk bertemu dgnnya
Tapi, ekspetasi yg terlalu tinggi
Yang ada hanya kekecewaan
Tidak jadi bertemu
Batal ....
Sempet bete
Dan aku balas chat dia singkat-singkat

Tiga hari yg 'menampar'
Bertemu akan berpisah
Kematian suatu yg pasti
Semua akan mati
Tidak tahu waktu
Manfaatkan waktu dgn baik
Jangan egois
Jangan mementingkan diri
Jangan mementingkan nafsu



-JC SIRAIT-