Apakah setiap pesan bahkan obrolan selama ini sudah benar-benar dirasakan?
Apakah pertengkaran, perselisihan hingga tawa ini sudah benar-benar adanya?
Ataukah sesungghunya benar tidak bersama?
Sekian waktu ada
Bahkan hampir disetiap minggu untuk bertemu
Disetiap pertemuan ada pembahasan
Namun sikap ragu ini setia menghampiri
Ketika adanya berbeda pendapat yang ada keinginan untuk berakhir
Setiap mengingat yang terjadi selalu ada pilihan untuk mundur
Terlintas pilihan kata untuk, "Kita putus aja ya"
Kita sudah tidak dapat meneruskannya
Terkadang pikiran dan rasa ini tidak percaya dengan yang ia sampaikan
Ketika dia menyampaikan pengetahuannya, ada keraguan yang tercipta
Seolah menganggap ceritanya adalah bukan kejujuran
Berpikir bahwa ia sombong
Hingga akhirnya berdampak ketika aku akan bercerita padanya
Tak ada respon yang begitu banyak
Sempat berpikir, "Apakah dia tidak tertarik pada kisahku"
Apakah dia tak begitu ingin mengetahuinya?
Dihadapkan pada pertanyaan, "Kapan nikah?"
"Kita tahun depan aja ya atau dua tahun lagi?"
Dengan pemikiran sepertiku saat ini
Rasanya begitu ragu untuk melanjutkannya
Begitu ragu dengan pemikiranku
"Apakah ini benar?" ataukah hanya khalayanku saja?
Apakah aku siap untuk berkeluarga?
Apakah pikiranku yang rumit ini tidak mengganggu keluargaku nantinya?
Aku takut akan berdampak pada keluargaku
Aku takut ketika dihadapkan pada pikiranku
Aku takut dengan ini semua
Aku ragu pada pilihanku
Aku tak siap sebenarnya untuk ketahapan ini
Namun aku juga ragu untuk mundur
Aku terkadang dikuasai oleh pikiranku
Aku ingin tenang
Aku ini damai ketika memilihnya
Bukan karena paksaan atau tekanan
Aku ingin benar-benar merasakannya
Aku ingin mengalaminya
Aku teringat perjalanan kami
Untuk setiap perjuangan yang kami lalui
Tuhan, kami adalah manusia yang punya masa lalu tidak baik
Ajar kami Tuhan untuk berkomitmen dengan baik pada pilihan kami
Ajar kami Roh Kudus memiliki rasa Takut akan Engkau
Ajar kami untuk dapat melihat ini semua dari sudut pandangMu
Ajar kami untuk menjalani hubungan yang berpusat padaMu
Ajar kami untuk merendahkan diri
Tuhan, ini semua milikMu
Semua yang kubisa, itu karnaMu
Semua yang kupunya, itu milikMu
Segala kemuliaan hanya bagiMu
Semuanya milikMu Tuhan
Kau pemilik hidupku ....
Vibe Worship -Pemilik Hidupku-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar