Sabtu, 07 Februari 2015

Awal kegiatan Munas BEM SI 8

Selamat pagi temannnnnnnnnnn
kembali lagi di bulan februari yang penuh cintaaaaaaaaaaaaa :D

7 Februari 2015, ini udah H+4 kegiatan Munas Bem SI berakhir.
Tapi masih sangat terasa suasana ketika kegiatan itu dimulai.

29 Januari 2015, hari itu jadwal peserta datang ke pontianak.
Oke, sebelum aku ceritaiin ttg kedatangan peserta ke pontianak, aku mau ceritaiin dulu ttg aku, maya, dita dan filipa yang jualan bunga saat wisuda UNTAN.
Kami jualan bunga di sekitar pintu masuk audit.
Kami mulai berjualan sekitar pukul 07.00. Aku rasa itu terlalu pagi, tapi kata maya itu justru udah siang. Oke, kami mencoba untuk berjualan, ternyata udah ada yang jualan bunga duluan. Aku akui bunga mereka lebih cantik, indah, sedap dipandang.
Aku pribadi sempat pesimis, apa iya jualan bunga kami akan laku?????
Awalnya kami menjual bunga dengan harga 15ribu, tapi dikarenakan persaingan dilapangan yang cukup sengit, kamipun akhirnya memutuskan untuk menurunkan harga menjadi 10ribu.
Kami berpencar, tapi apa daya belum laku juga bunga kami.
Akhirnya aku dan dita berpindah menuju ke pintu masuk yang lebih banyak dilalui orang.
Benar saja bunga kami satu persatu terjual dengan harga 10ribu.
Oke, aku kasih tips nih ya buat teman-teman buat jualan. 
Yang terpenting itu kita jangan malu. Keluarkan vokal kita, kita harus pandai-pandai merayu pembeli. Dan jangan lupa untuk mengucapkan salam dan berikan senyuman yang terbaik :)
Saat jualan bunga, ada cowok gitu umurnya sekitar 25an. Kebetulan saat itu dia memakai baju warna merah, dan bunga yang kami jual ada yang berwarna merah. 
Langsung aja aku bilang beli bunganya bang, bagus loh buat abang. Cocok dengan warna bajunya, merah-merah *sambil memberikan senyuman yang terbaik.
Abang itu langsung ketawa gitu, dia bilang wah marketingnya bagus, pasti anak ekonomi ya *sambil berjalan. Hahaha asliilah aku bilang anak ekonomi.
Ya beginilah anak fkip yang memiliki jiwa ekonomi wkwkwkwk
Kami terus berjualan ditengah matahari yang mulai meninggi, ditemani oleh wajah orang-orang yang acuh, senyum, tertawa terhadap kami saat berjualan.
Sampai akhirnya kamipun mulai merasakan lelah yang tak tertahan. Kami memutuskan untuk kembali ke sekre. Dan kami masih memegang jualan bunga kami. Yup benar, tidak laku semuanya. Walaupun begitu, kami tetap bersyukur dari 36 bunga yang kami jual, hanya tersisa 9 yang tidak terjual. Oia, aku belum kasih tahu ya alasan kami berjualan bunga itu untuk menambah pemasukan selama kegiatan.
 Selesai merehatkan badan, kami memutuskan untuk pergi ke asrama haji untuk melihat situasi disana, siapa tahu ada hal yang bisa kami bantu.
Saat aku sampai disana, belum terlalu banyak peserta yang tiba di asrama haji.
Karena badan yang mulai terasa lengket, akhirnyapun aku memutuskan untuk pulang.
Selesai makan dan mandi, aku pergi lagi ke asrama haji.
Nah, udah agak sorean nih peserta baru banyak yang sampai di asrama haji.
Aku lihat, banyak barang bawaan mereka.
Setelah sampai di asrama haji, mereka melakukan registrasi. Selanjutnya mereka diarahkan menuju kamar mereka. Hari terus malam, peseta pun mulai banyak berdatangan.

Sekitar pukul 7 malam, ada kegiatan makrab.
Seharusnya sih ada, tapi dikarenakan peserta belum datang semua, akhirnya pun acara itu dibatalkan digantikan dihari lain.
Apakah kalian pernah merasakan berlari dari siskom untan menuju kampus MIPA?
hahahaha aku dan beberapa temanku sudah pernah merasakannya.
Berlari di suasana malam yang dingin, kaki ini bergerak cepat untuk menemui peseta yang tersesat sampai ke MIPA.
Untunglah ternyata ada pengurus yang duluan menjemput mereka.
Setelah itu mereka yang tadinya sudah tiba di siskom, kembali lagi ke asrama haji.

Setelah memastikan peseta udah tiba semua di asrama haji, dan mendapatkan kamar, kamipun panitia dan pengurus melakukan briefing untuk hari esok dan evaluasi.

Ini baru hari pertama kegiatan MUNAS BEM SI, penasarankan dengan kegiatan di hari berikutnya? Ditunggu aja yaaaaa :)



-JC Sirait-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar