Rabu, 29 Juli 2015

DIA Tujuanku

sekarang aku mengerti arti dari ini semua
perasaan iri, kesal sampai benci yang aku rasakan
aku sudah tahu penyebabnya

tujuan ...
ya tujuan
aku merenung
aku intropeksi diriku
ternyata tujuanku yang salah
pemikiranku mengenai hal itu yang salah
tujuanku mulai tak benar
aku mulai mementingkan diri sendiri
aku egois
aku hanya memliki tujuan untuk dilihat orang
untuk terkenal
untuk dipuji
untuk merasa hebat
aku tak memiliki tujuan yang seharusnya aku tuju
aku hanya memikirkan diriku
sampai akhirnya aku sendiri yang jatuh
karna aku tak memliki tujuan awal
aku tak optimal memberikan kontribusiku
perlahan tapi pasti aku seperti ditelan ombak
tak kelihatan lagi

karna tak memiliki tujuan
aku kalah dengan situasi
situasi tak nyaman sedikit
aku malah memilih untuk pergi
bukannya memberi solusi

tapi kini aku sadar
aku harus mempunyai tujuan
tujuan yang bukan untuk mementingkan diriku
tujuan yang seharusnya dapat menjadi motivasiku
disaat aku mulai terombang-ambing oleh situasi

Tuhan
itu seharusnya tujuanku melakukan ini semua
yang memberi kekuatan disaat aku mulai goyah
yang menjadi tempatku bercerita 
yang menopangku

kini aku sadar
apapun yang ingin aku lakukan
aku harus bercerita terlebih dahulu dengan DIA mengenai pergumulanku
dan aku mengerti 
aku harus memperbaiki tujuanku

Apapun yang ingin kamu perbuat, perbuatlah itu untuk Tuhan bukan untuk manusia :)





-JC SIRAIT-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar