mungkin kamu sudah lupa
iya lupa tentang setiap sapaanku
mungkin kamu sudah mendapatkan sapaan yang lebih indah
kamu masih ingat?
iya ingat tentang perbincangan kita
dalam waktu yang senggang kita berbicara
aku masih ingat wajah antusiasmu bercerita
setiap kali aku bertanya dengan semangatnya kamu menjawab
kamu menceritakannya secara gamblang
walaupun terkadang aku hanya merespon dengan kata 'iya'
mungkin kamu menganggapnya seperti kode untuk kamu terus bercerita
itu tak apa
aku justru senang mendengarnya
sekaligus senang melihat betapa ekspresifnya dirimu
malam ini mengingatkan kukembali
akan cerita setahun yang lalu
setiap kejadian masih terekam dengan baik dimemoriku
sampai akhirnya saat itu kita mulai bercerita kembali
tetapi dengan jarak yang jauh
aku disini dan kamu disana
walaupun seperti itu aku tetap membanyangkan wajahmu yang bersemangat
aku selalu menunggu kabar darimu
saat menerima kabar darimu aku tersenyum sendiri
ingin rasanya saat itu ada didekatmu
aku selalu menunggu cerita-ceritamu
rasanya sehari tak berseda gurau denganmu terasa ada yang terlewatkan
aku masih ingat
tiga bulan pertama kamu disana
kita saling berbagi cerita
setiap hari ...
ucapan selamat pagi
selamat siang
selamat malam
dan kamu selalu menambahkan wajah senyum
disetiap sapaanmu
aaah kamu membuatku malu
tapi kuakui itulah yang membuatku selalu menunggu
sapaan dari dirimu
kamu selalu menceritakan yang kamu alami disana
dan kamu pun menceritakannya berulang-ulang
tapi aku ingin mengatakannya kepadamu
aku tidak pernah bosan menunggunya
aku kira kamu orang yang kaku
tapi aku salah
ternyata selain kamu bersemangat
kamu juga orangnya bisa diajak bercanda
walaupun kadang aku diam-diam mendoakan candaan itu
tak kupungkiri candaamu membuatku ingin terbang
mungkin ungkapan perasaanku kedengarannya lebay
terlalu dramatis
sinetron banget sih
atau mungkin norak
tapi itulah yang aku rindukan
perlan tapi pasti kamu mulai menjauh
diakhir tugasmu disana
kita mulai tak saling bercerita
aku tak lagi mendengar ceritamu
waktu itu aku pernah mencoba untuk mulai
kembali berkomunikasidenganmu
tapi kamu hanya merespon dengan singkat
seperti tak ada gairah
dan hingga aku menuliskan ini
dilayar handphoneku masih belum ada namamu
aku tahu kamu sekarang sibuk dengan kegiatamu yang baru
kamu aktif untuk berbagi ilmu
sangat bagus ...
kamu memanfaatkan waktumu dengan baik
ehm kamu sekarang kelihatan kurus hehe
tapi bukan kurusan
kelihatan bagus gitu badannya
aku tak tahu apakah kamu akan membaca ini atau tidak
dan saat kamu membaca inipun belum tentu kamu tahu
kalau yang kumaksud adalah kamu
aku sebenarnya ingin memulainya kembali
tapi aku takut
aku takut tak direspon dirimu
aku berdoa semoga kamu bisa kembali
menceritakan kegiatanmu selama ini
aku disini dan kau disana
"Merindu dalam Doa"
Pontianak, 2 Februari 2016
-JC SIRAIT-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar